DUMAIHEADLINES.COM– Di tengah situasi ekonomi global yang serba tidak menentu akibat konflik geopolitik dan melambatnya pertumbuhan dunia, Pemerintah Indonesia tetap percaya diri. Kebijakan fiskal dipastikan bakal terus dikawal ketat demi menjaga stabilitas ekonomi domestik agar tetap aman.
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat mengisi kuliah umum di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jumat (3/7/2026).
Purbaya menegaskan, pemerintah tidak akan kendor dalam memantau dampak dari setiap kebijakan fiskal yang diambil demi menghadapi dinamika global.
”Dampak kebijakan fiskal kita kontrol terus. Kita tidak takut dengan situasi global. Saya terus menggerakkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi. Jadi tumbuh 6 persen tahun ini tidak susah-susah amat,” katanya di depan civitas akademika Undip, dikutip dari pernyataan resminya, Jumat (3/7/2026).
Fondasi Ekonomi Domestik Diklaim Tetap Kukuh
Menurut Purbaya, berbagai risiko dari luar negeri memang harus tetap diantisipasi, tapi tidak perlu disikapi dengan kepanikan yang berlebihan. Dia yakin fondasi ekonomi nasional saat ini masih berada dalam posisi yang kukuh.
Indonesia pun dinilai punya ruang fiskal yang cukup longgar untuk meredam tekanan eksternal. Lewat pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disiplin, pemerintah merasa optimistis bisa menjaga inflasi dan mengamankan daya beli masyarakat.

