Haissem Hassan Bangga Antar Mesir Cetak Sejarah usai Singkirkan Australia

DUMAIHEADLINES.COM – Gelandang Timnas Mesir, Haissem Hassan tak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah membawa negaranya mencetak sejarah di Piala Dunia.

Mesir memastikan tiket ke babak 16 besar usai mengalahkan Australia 4-2 melalui adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu, Sabtu (4/7/2026) WIB.

Bagi Hassan, kemenangan tersebut bukan sekadar memastikan langkah Mesir ke fase berikutnya. Dia menilai hasil itu menjadi momen yang akan dikenang karena mampu membahagiakan jutaan warga Mesir.

“Ini benar-benar luar biasa. Kami tahu ada sekitar 120 juta rakyat Mesir yang ikut merasakan kebahagiaan hari ini. Saya yakin seluruh negeri sedang merayakannya,” ujar Hassan seperti dikutip dari FIFA.

Menurut pemain berusia 23 tahun itu, sejak awal timnya telah memperkirakan Australia bakal menjadi lawan yang menyulitkan. Tim berjuluk Socceroos dinilai memiliki keunggulan dalam duel fisik, kecepatan, hingga situasi bola mati.

“Kami sempat unggul lebih dulu, tetapi mereka berhasil menyamakan kedudukan. Kami sudah memperkirakan pertandingan akan berjalan berat karena mereka sangat kuat secara fisik dan berbahaya saat tendangan bebas maupun sepak pojok,” katanya.

Hassan menambahkan, keberhasilan membawa Mesir melangkah ke fase gugur merupakan impian yang selalu dibayangkan setiap pesepak bola sejak masih kecil.

“Sebagai pemain, kami semua bermimpi bisa merasakan momen seperti ini. Hari ini mimpi itu menjadi kenyataan,” ujarnya.

Mesir Cetak Rekor Baru

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Australia hampir membuka keunggulan melalui tendangan jarak jauh Cristian Volpato yang membentur mistar gawang.

Namun, Mesir justru lebih dulu memimpin lewat sundulan Emam Ashour pada menit ke-13 setelah memanfaatkan bola kedua dari skema tendangan bebas.

Australia bangkit pada babak kedua. Tekanan mereka membuahkan hasil setelah Mohamed Hany tanpa sengaja membelokkan bola ke gawang sendiri pada menit ke-55, membuat skor berubah menjadi 1-1.

Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan sepanjang sisa pertandingan dan babak tambahan waktu.

Mesir sempat mengancam melalui sundulan Rami Rabia yang digagalkan penyelamatan gemilang Patrick Beach. Kesempatan Haissem Hassan juga kandas setelah diblok Harry Souttar.

Karena tidak ada gol tambahan, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI