DumaiHeadlines.com – Pemerintah memastikan akan memperketat jalur impor di sejumlah pelabuhan utama sebagai upaya mengurangi masuknya barang ilegal yang kian marak di Indonesia.
Langkah tersebut dinilai mendesak karena peredaran produk impor ilegal bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu iklim investasi dan melemahkan daya saing industri dalam negeri.
Pemerintah melalui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penyelundupan barang palsu dan ilegal menjadi perhatian serius pemerintah.
Fokus Pengawasan di Jalur Hijau dan Merah
Menkeu Purbaya berjanji bakal mengatasi penyelundupan produk-produk impor ilegal. “Kita akan bereskan penyelundupan-penyelundupan itu, impor yang tidak jelas, yang ilegal, semua akan ditindak,” tegas Purbaya kepada awak media di Jakarta, akhir pekan lalu.
Menurutnya, pengawasan akan dipercepat di jalur impor, terutama jalur hijau dan jalur merah yang selama ini rawan disalahgunakan. Pemeriksaan acak atau random check akan diterapkan guna memastikan transparansi serta menutup celah penyelundupan.
“Jadi ketika ada masalah penyelundupan atau barang palsu, maka kebijakan yang tepat langsung diterapkan. Tidak boleh ada celah,” tandasnya.

