Namun, mengingat volatilitas tinggi yang masih akan menyertai pergerakan Bitcoin, Fahmi menyarankan strategi Dollar Cost Averaging (DCA). Strategi ini dianggap lebih bijaksana ketimbang investasi dalam jumlah besar secara sekaligus.
“Pasar kripto kini tidak bisa dipisahkan dari dinamika makro global. Investor perlu memantau bukan hanya harga Bitcoin, tetapi juga indikator likuiditas dolar dan arus dana institusional,” tutup Fahmi, yang juga menekankan pentingnya pemahaman makroekonomi dalam pengambilan keputusan investasi kripto.

