Seniman dan Budayawan Tuntut 10% PI Migas Jadi Dana Abadi Seni Budaya, DKD Dumai All Out Mendukung

DumaiHeadlines.com – Gerakan besar tengah bergulir di Bumi Lancang Kuning. Aliansi Seniman dan Budayawan Riau (ASBR) menyerukan agar Pemerintah Pusat mengalokasikan 10 persen dari Participating Interest (PI) Migas sebagai Dana Abadi Seni dan Budaya Riau.

Seruan tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai kalangan, termasuk Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kota Dumai.

Ketua Umum DKD, Agoes S. Alam menegaskan bahwa perjuangan ASBR merupakan langkah penting dalam memperjuangkan hak kultural masyarakat Riau.

“Ini adalah perjuangan untuk menegakkan hak kultural daerah. Riau sebagai salah satu penghasil Migas terbesar sudah seharusnya menjamin keberlanjutan dan kemakmuran budayanya melalui sumber daya yang dimilikinya sendiri,” ungkap Agoes melalui keterangan resminya, Jumat (31/10/2025).

Dana Abadi, Napas Panjang bagi Seni dan Budaya Melayu

Menurut Agoes, keberadaan dana abadi akan menjadi solusi jangka panjang bagi para seniman yang selama ini bergantung pada anggaran tahunan yang tidak menentu.

“Dana abadi adalah solusi permanen agar seni dan budaya Melayu, sebagai marwah Riau, tidak hanya menjadi tempelan dalam pembangunan, tetapi menjadi fondasi yang kokoh dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dia juga menyoroti persoalan turunnya produksi Migas di Riau, yang menurutnya lebih disebabkan oleh persoalan teknis dan efisiensi pengelolaan.

“Ketika dikelola oleh Chevron atau Caltex, semua variabel dihitung secara efisien sehingga cost bisa ditekan dan profit meningkat. Masalah sekarang bukan pada sumber daya, tapi pada pengelolaannya,” jelas Agoes.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI