Rocker Legendaris David Coverdale Resmi Umumkan Pensiun setelah 5 Dekade Berkarya

Coverdale juga menambahkan bahwa dia telah “mengurus wig singa” miliknya, sebuah referensi jenaka terhadap rambut panjangnya yang menjadi ciri khas, menandakan bahwa dia benar-benar siap untuk pensiun.

“Saya mencintai Anda semua. Saya berterima kasih kepada semua orang yang telah membantu dan mendukung saya dalam perjalanan yang luar biasa ini—semua musisi, kru, penggemar, keluarga. Ini menakjubkan, tetapi ini benar-benar saatnya bagi saya untuk menikmati masa pensiun. Saya harap Anda dapat menghargainya,” tutupnya dengan ucapan perpisahan, ‘Fare thee well‘,” jelasnya.

Pengumuman ini datang setelah Coverdale dan Whitesnake menunda tur perpisahan mereka beberapa kali karena masalah kesehatan dan pandemi. Kini, dengan pernyataan resmi ini, babak karier David Coverdale sebagai artis panggung dinyatakan berakhir.

Profil Singkat: David Coverdale dan Dua Warisan Musiknya

Untuk memahami signifikansi pengumuman ini, penting untuk melihat kembali perjalanan karier David Coverdale yang membentuk dua era krusial dalam sejarah musik hard rock dan heavy metal klasik.

Detail ProfilKeterangan
Nama LengkapDavid Coverdale
Lahir22 September 1951 (saat ini 74 tahun)
AsalSaltburn-by-the-Sea, Inggris
GenreHard Rock, Heavy Metal, Blues Rock

Kiprah David Coverdale di panggung global dimulai secara dramatis ketika dia bergabung dengan Deep Purple pada 1973. Saat itu, Coverdale yang relatif tidak dikenal berhasil lolos audisi untuk menggantikan vokalis legendaris Ian Gillan.

  • Puncak Karier Deep Purple: Coverdale menjadi bagian dari formasi yang dikenal sebagai Mark III dan Mark IV, berbagi mic dengan basis/vokalis Glenn Hughes. Era ini menghasilkan beberapa album klasik, termasuk “Burn” (1974) yang menampilkan lagu hit abadi berjudul sama.
  • Perpisahan: Deep Purple “bubar” pada 1976 setelah era Coverdale/Hughes berakhir, memberikan jalan bagi Coverdale untuk mengeksplorasi visi musiknya sendiri.

2. Era Whitesnake (1978–2022)

Setelah meninggalkan Deep Purple dan sempat merilis dua album solo, Coverdale mendirikan Whitesnake pada 1978. Band ini menjadi kendaraan utama dan warisan utamanya.

  • Awal (Blues Rock): Di awal terbentuk, Whitesnake berorientasi pada blues rock dan hard rock yang kental, populer di Eropa dengan lagu-lagu seperti “Fool for Your Loving” dan “Here I Go Again” versi awal.
  • Puncak Global (Glam/Hair Metal): Kesuksesan global Whitesnake meledak pada pertengahan 1980-an setelah mereka mengubah gaya musik dan citra menjadi lebih glam/hair metal yang populer di Amerika. Album self-titled “Whitesnake” (1987) (dikenal juga sebagai 1987) dan Slip of the Tongue (1989) menjadikannya superstar global.
  • Lagu Ikonik: Lagu-lagu seperti “Here I Go Again” (versi 1987), “Is This Love,” dan “Still of the Night” menjadi lagu wajib di radio dan MTV, mengukuhkan Whitesnake sebagai salah satu band hard rock terpenting di dekade tersebut.

Dengan lebih dari 100 juta penjualan album di seluruh dunia (termasuk penjualan Deep Purple dan Whitesnake), David Coverdale meninggalkan kekosongan besar di dunia rock and roll, namun warisan musiknya akan terus bergema untuk generasi yang akan datang.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI