DumaiHeadlines.com – Cukup lama tidak terdengar, band thrash metal legendaris asal Jakarta, Betrayer resmi kembali memanaskan kancah musik Indonesia.
Band yang dikenal dengan riff gitar agresif dan energi panggung membara ini kini diperkuat formasi terbaru, yakni Lilik Wardiandi/Iik (vokal & rhythm guitar), Garry Martinus (lead guitar), serta dua personel tambahan, Cimot (bass/backing vocal) dan Fikal (drums).
Sejarah Panjang Betrayer
Betrayer bukan nama asing bagi para metalhead. Sejak era 1990-an, band ini telah melahirkan karya-karya yang menjadi soundtrack generasi underground.
Formasi awalnya digawangi mendiang Ndaru Widodo (1995–1999), Doddy (bass, 1995–2010), Akbar (drums, 1995–2004), Endro (drums, 2006–2010), serta Tatu Aditya (vokal, 2008–2010).
Lagu Ikonik & Album Legendaris
Betrayer dikenal dengan aransemen thrash metal yang keras namun tetap menghadirkan harmoni. Beberapa lagu yang melekat di telinga penggemar antara lain:
- Damai Bersamamu, Diam Membisu, dan Tak Peduli (album Betrayer, 2002)
- Melayang (The Best of Betrayer, 2006)
- Mesin Pembunuh (04, 2004)
- Fenomena dan Ambisi Palsu (Betrayer, 2002)
- Hukuman Mati (Hukuman Mati, 2000)
Namun, lagu yang paling ikonik adalah Bendera Kuning, ciptaan Ndaru dengan melodi gitar Garry.

