
Menyuarakan Penindasan dan ‘Erupsi’ Pasca-Pandemi
Album terbaru Agnostic Front Echoes In Eternity yang dirilis melalui Reigning Phoenix Music pada November lalu, menjadi bukti bahwa api perlawanan Miret belum padam.
Lirik-liriknya tetap tajam membedah isu sosiopolitik dan perjuangan melawan penindasan.
Namun, ada sisi yang lebih gelap dan personal dalam proses kreatif kali ini. Masa pandemi Covid-19 yang merenggut dua tahun kehidupan normal manusia, ternyata bertepatan dengan perjuangan pribadi Miret melawan penyakit mematikan: Kanker.
“Selama dua tahun itu, saya menulis hal-hal kecil, dan kemudian saya didiagnosa kanker. Saya terus menulis,” kenang Miret.
Beruntung, pada September 2021, Miret mengumumkan bahwa kankernya telah dalam masa remisi setelah menjalani serangkaian operasi rumit dan perawatan intensif.
Pengalaman antara hidup dan mati inilah yang memberikan kedalaman emosional pada lirik-lirik di album baru tersebut.

