DumaiHeadlines.com – Tragedi kemanusiaan pecah di Kota Minab, Iran Selatan, setelah serangan udara yang dilancarkan militer Israel dan Amerika Serikat menghantam sebuah sekolah dasar khusus perempuan.
Laporan terbaru dari kantor berita Tasnim menyebutkan sedikitnya 148 siswi meninggal dunia dan 95 lainnya luka-luka dalam peristiwa memilukan ini.
Serangan ini terjadi di tengah operasi militer yang diklaim Israel sebagai tindakan “pre-emptif” untuk melumpuhkan target nuklir dan militer Iran.
Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap operasi tersebut dengan dalih kegagalan jalur diplomasi nuklir.
Serangan di Tengah Jam Belajar
Kondisi di lapangan sangat mencekam. Gedung sekolah dasar tersebut dilaporkan hancur total saat jam pelajaran sedang berlangsung.
Berbagai video yang beredar memperlihatkan tim penyelamat bekerja keras menyisir reruntuhan bangunan untuk mencari korban yang tertimbun.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi mengecam keras tindakan ini melalui akun media sosialnya.
Dia menegaskan bahwa pemboman terhadap fasilitas pendidikan di siang bolong adalah kejahatan berat yang akan mendapat balasan setimpal dari Teheran.

