Tragedi Berdarah di Minab, Jejak Rudal Tomahawk AS Hancurkan Sekolah Dasar Putri di Iran

DumaiHeadlines.com – Dunia internasional diguncang oleh tragedi kemanusiaan hebat di Kota Minab, Iran.

Sebuah serangan udara yang awalnya diklaim sebagai operasi militer terhadap sasaran strategis, justru menghantam Sekolah Dasar Putri Shajarah Tayyebeh.

Insiden memilukan ini menewaskan sedikitnya 160 siswi tak berdosa di hari pertama agresi gabungan AS-Israel.

Investigasi terbaru kini menyudutkan posisi Washington. Meski sempat membantah terlibat dalam penargetan warga sipil, bukti-bukti di lapangan mulai berbicara sebaliknya.

Operasi ‘Epic Fury’ yang Berujung Petaka

Serangan yang terjadi pada 28 Februari tersebut merupakan bagian dari Operation Epic Fury (versi AS) atau Operation Lion’s Roar (versi Israel). Saksi mata di lokasi kejadian menggambarkan situasi bak neraka saat dua rudal menghantam gedung sekolah secara berturut-turut.

“Dua rudal jatuh tepat di sekolah, sementara dua lainnya menghantam gudang di sampingnya,” lapor saksi mata di lapangan, seperti menukil Russia Today.

Video yang beredar memperlihatkan pemandangan memilukan: reruntuhan tas sekolah, buku-buku yang terbakar, dan tim penyelamat yang mengevakuasi jasad anak-anak dari balik puing-baling beton.

PBB langsung bereaksi keras atas kejadian ini. Dalam pernyataannya, PBB menegaskan bahwa menyerang sekolah adalah serangan terhadap masa depan suatu bangsa dan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI