Investor Setor Rp218,25 Miliar untuk 97 Dapur MBG, Kini Tagih Kepastian ke BGN

Dia menjelaskan, pembayaran dilakukan secara bertahap melalui transfer bank, cek, maupun pembayaran tunai. Dana tersebut digunakan dalam rangka pengambilalihan 97 dapur perintis MBG yang tersebar mulai dari Aceh, Sulawesi hingga Papua.

Hak Pengelolaan Belum Berpindah

Yazdi mengatakan kliennya dijanjikan akan memperoleh hak pengelolaan 97 dapur perintis MBG melalui Yayasan Karisma Cendekia Indonesia.

Bahkan, menurutnya, proses pengalihan administrasi dan pengelolaan dapur dijanjikan selesai dalam waktu satu hingga dua minggu setelah pembayaran tahap pertama dilakukan.

“Yang dijanjikan kepada klien kami, paling lama satu sampai dua minggu setelah pembayaran tahap pertama,” katanya.

Namun hingga saat ini, pengalihan hak pengelolaan tersebut disebut belum pernah terjadi.

“Pengelolaan administrasi 97 dapur akan berpindah ke yayasan klien kami. Namun sampai saat ini hal itu tidak pernah terealisasi,” lanjut Yazdi.

Karena itu, pihak investor merasa dirugikan dan mempertanyakan pelaksanaan kerja sama yang telah disepakati sebelumnya.

Minta Kepastian Hukum

Selain menyoroti belum terealisasinya hak pengelolaan, investor juga meminta kepastian mengenai status PKS yang telah ditandatangani.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI