Bagi Nagelsmann, hasil akhir memang penting, tetapi cara timnya bangkit setelah kebobolan menjadi hal yang lebih berharga.
“Curaçao mencetak gol penyama kedudukan dengan tembakan pertama mereka ke gawang kami. Menarik untuk melihat bagaimana kami merespons situasi itu,” kata Nagelsmann seperti dikutip ESPN.
Jerman Tak Lagi Rapuh di Bawah Tekanan
Dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya, Jerman mengalami masa sulit. Mereka tersingkir di fase grup pada Piala Dunia 2018 dan 2022, sebuah catatan yang membuat tekanan terhadap tim nasional semakin besar.
Karena itu, pertandingan melawan Curacao menjadi kesempatan untuk menunjukkan perubahan.
Nagelsmann melihat para pemainnya mampu menjaga fokus dan tidak terbawa situasi ketika lawan berhasil menyamakan skor.
“Kami mencoba mencari momen keberuntungan dalam serangan, terus menciptakan peluang, lalu mendapatkan gol penting melalui bola mati untuk kembali memimpin,” ujar pelatih Jerman tersebut.
Menurut Nagelsmann, timnya harus memiliki karakter untuk terus menyerang tanpa kehilangan keseimbangan.

