Perlawanan Sengit Berakhir Tragis
Babak tambahan waktu baru berjalan dua menit ketika Lisandro Martinez membawa Argentina kembali unggul menjadi 2-1.
Namun Cape Verde belum menyerah. Sidny Lopes Cabral mencetak gol indah lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-103 untuk kembali menyamakan kedudukan.
Saat adu penalti mulai terbayang, petaka justru menghampiri Cape Verde. Sepak pojok Lionel Messi pada menit ke-111 memicu kemelut di depan gawang sebelum bola mengenai Diney Borges dan berubah menjadi gol bunuh diri.
Gol itu memastikan kemenangan Argentina 3-2 sekaligus membawa sang juara bertahan melaju ke babak perempat final untuk menghadapi Mesir.
Di balik kekalahan tersebut, Cape Verde meninggalkan kesan positif sepanjang turnamen. Mereka mampu membuat salah satu favorit juara bekerja keras selama 120 menit dan nyaris memaksanya menentukan pemenang melalui adu penalti.
Sementara itu, Lionel Messi kembali mengukir sejarah. Golnya ke gawang Cape Verde membuat peraih delapan Ballon d’Or tersebut kini selalu mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun, sebuah rekor baru dalam sejarah kompetisi tersebut.

