DumaiHeadlines.com – Raksasa thrash metal asal San Francisco Bay Area, Exodus resmi mengumumkan peluncuran album studio ke-12 mereka yang bertajuk Goliath.
Album yang sangat dinantikan ini dijadwalkan rilis pada 20 Maret 2026 di bawah naungan Napalm Records.
Sebagai pembuka, Gary Holt dan kawan-kawan melepas single perdana berjudul “3111”. Namun, perilisan ini langsung memicu kontroversial.
Ya, video musik resmi untuk lagu tersebut dilaporkan dilarang tayang oleh platform YouTube karena dinilai terlalu brutal dan mengandung konten kekerasan yang ekstrem.
Angkat Tragedi Juarez dan Kembalinya Rob Dukes
Single “3111” bukan sekadar lagu cadas tanpa makna. Exodus mengungkapkan bahwa lagu ini mengangkat potret kelam pembunuhan kartel narkoba di Juarez.
Angka “3111” sendiri merupakan representasi dari estimasi jumlah korban pembunuhan di wilayah tersebut dalam satu tahun saja.
“Kami memutuskan untuk tampil beringas dengan single pembuka ‘3111’. Lagu ini tentang pembunuhan narco di Juarez,” tulis pernyataan resmi band, dikutip dari Blabber Mouth pada Rabu (21/1/2026).
Album Goliath juga menjadi momentum penting bagi penggemar setia, karena mempertegas posisi Rob Dukes sebagai vokalis. Setelah kembali bergabung, Dukes disebut memberikan performa terbaik sepanjang kariernya dalam album ini.
Perpaduan vokal parau Dukes dengan duet gitar legendaris Gary Holt dan Lee Altus menjanjikan intensitas thrash metal yang lebih dinamis.

