DumaiHeadlines.com – Persebaya Surabaya bersiap melakoni laga big match melawan Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2/2026) malam.
Laga ini menjadi ajang pembuktian bagi skuat Bajol Ijo untuk mematahkan dominasi tuan rumah di kandangnya sendiri.
Sejarah mencatat, Stadion Dipta merupakan tantangan besar bagi Persebaya. Sejak kemenangan terakhir pada 2018, tim asal Surabaya ini selalu pulang dengan tangan hampa.
Namun, kemenangan besar 5-2 pada putaran pertama musim ini menjadi suntikan motivasi bagi anak asuh Bernardo Tavares untuk mengulang kesuksesan yang sama.
Tavares: Saatnya Ubah Sejarah!
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menegaskan bahwa statistik masa lalu bukanlah penghalang. Dia meminta para pemainnya untuk tampil habis-habisan demi membawa pulang poin ke Surabaya.
“Pertandingan di sini selalu sulit bagi Persebaya. Tapi kami datang dengan mentalitas baru. Kami ingin mengubah sejarah besok,” ujar pelatih berkebangsaan Portugal tersebut, seperti dilansir dari laman resmi Persebaya pada Sabtu.
Meski demikian, Tavares tidak menampik adanya kendala teknis. Jadwal yang padat membuat waktu pemulihan timnya lebih singkat dibanding Bali United.
Selain itu, badai cedera dan gangguan kesehatan seperti flu serta diare tengah menghantui beberapa pemain pilar.
“Kondisi fisik pemain akan kami pantau sampai besok pagi. Siapa yang paling siap, dialah yang akan turun,” ujarnya.
Cachis Siap Beri Kejutan
Gelandang andalan Persebaya, Francisco Rivera atau yang akrab disapa Cachis, menyatakan kesiapannya untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Dia juga memuji peran pemain muda yang mulai menunjukkan taringnya di tim utama.
“Bali United punya transisi yang sangat cepat. Kami sudah mengantisipasi itu. Saya berharap bisa memberikan gol atau assist lagi agar Persebaya bisa meraih poin penuh,” ungkap Rivera.
Laga ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling sengit di pekan ke-20, mengingat kedua tim sama-sama mengincar posisi puncak klasemen.

