DumaiHeadlines.com – Bintang Galatasaray, Victor Osimhen menunjukkan sisi kemanusiaan dan profesionalisme yang tinggi saat menghadapi Juventus di babak play-off Liga Champions, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.
Kendati mencetak gol krusial yang memastikan timnya lolos ke babak 16 besar, penyerang asal Nigeria ini memilih untuk tetap tenang dan tanpa selebrasi.
Keputusan tersebut diambil Osimhen sebagai bentuk penghormatan mendalam kepada Luciano Spalletti, sosok pelatih yang dianggapnya sangat berjasa dalam perkembangan kariernya di Italia.
Rasa Hormat di Atas Segalanya
Pertandingan di markas Juventus berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah. Namun, Galatasaray tetap melaju ke fase berikutnya berkat keunggulan agregat 7-5.
Gol Osimhen di masa tambahan waktu menjadi penentu kelolosan raksasa Turki tersebut.
Berbicara kepada Prime Video Italia, mantan striker Napoli itu mengungkapkan alasan di balik sikap dinginnya tersebut.
“Saya tidak merasa perlu melakukannya (selebrasi). Penting bagi saya untuk menghormati seseorang yang sangat saya pedulikan dan memiliki peran vital dalam karier saya, yaitu Spalletti,” ujar Osimhen.
Kritik Tajam untuk Performa Tim
Meski Galatasaray berhasil melaju, Osimhen ternyata tidak dalam suasana hati yang baik. Dia secara terbuka mengkritik performa rekan-rekan setimnya yang dianggap tampil buruk.
Padahal, Juventus harus bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, namun sempat unggul 3-0 hingga menit ke-90.
“Sejujurnya, saya kecewa dengan performa seluruh tim. Saya harus memberikan apresiasi kepada Juventus atas semangat juang mereka. Kami memang lolos, tapi performa kami tidak cukup baik jika ingin menghadapi tim-tim besar di babak selanjutnya,” tegasnya kepada CBS Sports.

