DumaiHeadlines.com – Juru taktik Barcelona, Hansi Flick mengirimkan pesan kuat menjelang laga hidup mati leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.
Tertinggal agregat empat gol dari Atletico Madrid tak membuat nyali pelatih asal Jerman itu ciut. Dia justru menantang anak asuhnya untuk menciptakan keajaiban di lapangan.
Kekalahan memilukan di Metropolitano pada leg pertama memang menempatkan Barcelona dalam posisi sulit. Namun, Flick menegaskan bahwa di dunia sepakbola, tidak ada skenario yang benar-benar mustahil.
“Target kami jelas: mengubah yang mustahil menjadi mungkin. Kami tahu ini tidak mudah, tapi kami tidak akan menyerah begitu saja,” tegas Flick seperti dinukil Football Italia, Senin (2/3/2026).
Strategi Anti-Blunder dan Disiplin Ketat
Menghadapi tim sekelas Atletico Madrid, Flick menyadari bahwa nafsu menyerang saja tidak cukup.
Dia memperingatkan para pemainnya untuk tidak mudah kehilangan bola yang bisa berujung pada serangan balik mematikan lawan.
“Kita harus bermain cerdas. Saya ingin melihat rasa lapar akan gol, tapi menjaga gawang agar tetap perawan (clean sheet) adalah prioritas utama. Kami harus bermain sebagai satu kesatuan, kuat dalam duel, dan disiplin dalam transisi,” ungkapnya.

