Eksekusi Dingin Mbappe Selamatkan Prancis, Deschamps Puji Skuat Les Bleus yang Ogah Terpancing Provokasi

DUMAIHEADLINES.COM – Langkah Prancis di panggung Piala Dunia 2026 masih belum terbendung.

Melalui pertarungan sengit yang menguras energi dan emosi, skuat Les Bleus berhasil melangkah ke babak perempat final setelah menaklukkan perlawanan ketat Paraguay dengan skor akhir 1-0 di Stadion Philadelphia, Minggu (5/7/2026) WIB.

Gol semata wayang dalam laga babak 16 besar tersebut lahir dari kaki sang kapten, Kylian Mbappe lewat titik putih pada menit ke-69.

Kemenangan ini mengantarkan juara dunia dua kali itu untuk menantang Maroko di fase berikutnya.

Frustrasi Menembus Tembok Kukuh Paraguay

Sejak peluit pertama berbunyi, pertandingan berjalan dengan alur yang cukup kontras. Prancis tampil sangat dominan dalam penguasaan bola, sementara Paraguay memilih strategi bertahan total dengan garis pertahanan yang sangat rendah.

Tembok pertahanan yang dibangun oleh La Albirroja terbukti sangat kukuh, membuat barisan depan Prancis frustrasi di sepanjang babak pertama.

Rapatnya organisasi pertahanan lawan memaksa pemain Prancis melepaskan tembakan-tembakan spekulatif dari luar kotak penalti. Namun, tidak ada satu pun peluang yang benar-benar merepotkan penjaga gawang Paraguay, Orlando Gill.

Berkat performa solidnya di bawah mistar, Gill bahkan terpilih sebagai pemain terbaik (Player of the Match) di akhir laga meskipun timnya kalah.

Kebuntuan taktik akhirnya pecah di paruh kedua. Intensitas serangan Prancis membuahkan hasil saat pemain pengganti, Desire Doue, dijatuhkan di dalam kotak penalti.

Setelah meninjau alat bantu video wasit (VAR), sang pengadil lapangan menunjuk titik putih. Mbappe yang maju sebagai eksekutor dengan sangat tenang mengecoh Gill untuk mengubah papan skor menjadi 1-0.

Torehan ini menjadi gol ketujuh Mbappe di sepanjang turnamen, menyamai perolehan gol Lionel Messi sekaligus mengukir sejarah sebagai pemain pertama yang selalu mencetak gol di babak 16 besar pada tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut.

Deschamps Sebut Kunci Sukses Redam Provokasi Lawan

Laga memanas setelah gol tercipta, ditandai dengan banjir pelanggaran keras dan ketegangan antarpemain. Prancis sendiri harus menyudahi laga dengan catatan tiga kartu kuning.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, membeberkan kunci sukses timnya melewati ujian mental ini dalam sesi konferensi pers resmi di kanal YouTube FIFA.

“Jika kita masuk ke dalam permainan mereka, kita tidak akan bisa keluar. Saya sengaja meninggikan suara di pinggir lapangan karena melihat atmosfer pertandingan bisa memicu para pemain bertindak gegabah. Penting bagi kami untuk tetap tenang dan mempertahankan kontrol emosi,” ujar Deschamps.

Deschamps juga memuji kepemimpinan Mbappe di tengah lapangan yang mampu meredam situasi panas dan cuaca ekstrem yang menguras fisik pemain. Menurutnya, ketenangan sang kapten menular dengan baik kepada seluruh anggota tim.

“Kylian adalah kapten yang luar biasa karena dia selalu bicara atas nama grup, bukan ego pribadi. Saat tensi pertandingan naik, kedewasaan seperti inilah yang membuat seluruh pemain tetap kompak,” ungkapnya.

Dengan hasil penting ini, Prancis menatap babak perempat final dengan rasa optimistis yang tinggi. Mereka dijadwalkan bertanding melawan Maroko di Stadion Boston pada Jumat, 10 Juli WIB.

Deschamps menegaskan fokus utama timnya saat ini adalah memaksimalkan waktu istirahat guna memulihkan kebugaran fisik pemain sebelum kembali meracik strategi penyerangan.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI