DumaiHeadlines.com – Antivora, band death metal asal Dumai, Riau, sukses meluncurkan album perdananya bertajuk Hypothesis Diathesis pada Oktober 2021. Album dengan delapan track itu pun sudah bisa dinikmati di platform musik digital Spotify.
Setelah lebih dari 3 tahun perilisan Hypothesis Diathesis, Antivora sebenarnya memiliki rencana untuk menelurkan album kedua. Sayangnya, band yang lahir sejak 2012 itu masih menghadapi banyak kendala untuk merealisasikannya.
Kendati demikian, Antivora sudah memiliki 2 materi anyar yang sempat diperdengarkan ke salah satu label asal Australia. Hal ini sebagaimana diungkapkan sang leader Va’aruf Alwi, beberapa waktu lalu.
“Kami sih penginnya bikin album lagi. Banyaklah ide dan rencana kami untuk album berikutnya ini, cuma kendala terberat Antivora itu susah banget cari waktu untuk berkumpul. Ya, para personel kami masih sibuk dengan urusan dapur masing-masing,” tutur Alwi saat berbincang di sebuah warung.
Alwi sendiri belum bisa memastikan kapan kira-kira seluruh materi untuk album mendatang bisa rampung. Namun, mereka bertekad bisa menyelesaikannya setidaknya pada tahun depan atau 2025.

