Hukum kita terkenal “tajam ke bawah, tumpul ke atas”. Kita sudah biasa mendengar kaum kaya memelihara aparat.
Kita rakyat tidak pernah tahu apa cerita persekongkolan penguasa-kaum super-kaya hari-hari ini. Yang kita tahu ±2000 ha lahan hutan di Merauke sedang dibabat oleh traktor-traktor Haji Isam, pengusaha kelas langit. Ada lagi tanah-tanah masyarakat di Banten yang dipaksa dijual murah untuk PSN PIK 2 Aguan.
Kita rakyat sebentar lagi menghadapi PPN 12%, terbesar se-ASEAN. Presiden Prabowo belum berani memajaki orang-orang kaya dengan pajak progresif.

