DumaiHeadlines.com – Kemenangan dramatis 2-1 diraih Bhayangkara Presisi Lampung FC saat menjamu Arema FC pada pekan ke-25 Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (10/3/2026) malam.
Namun, di balik tiga poin tersebut, pelatih Paul Munster memberikan pengakuan jujur mengenai alotnya perlawanan tim tamu.
Bhayangkara FC sejatinya unggul jumlah pemain sejak akhir babak pertama setelah pemain Arema, Pablo Oliveira diusir wasit di menit 45+8. Kondisi semakin menguntungkan tuan rumah saat Dalberto juga menerima kartu merah pada menit ke-70. Namun, gol kemenangan baru lahir di menit-menit akhir laga.
Kualitas dan Organisasi Arema FC yang Solid
Paul Munster mengungkapkan bahwa keunggulan jumlah pemain tidak serta-merta membuat pertandingan menjadi mudah. Menurutnya, Arema FC adalah tim dengan organisasi permainan yang sangat baik meski dalam tekanan.
“Arema FC adalah tim yang bagus. Di babak pertama, saya jujur kurang senang dengan permainan kami. Arema adalah tim yang sangat sulit dihadapi, mereka punya kualitas,” ujar Paul Munster usai laga seperti dinukil dari laman ileague.id, Rabu (11/3/2026).
Pelatih asal Irlandia Utara itu mengakui bahwa strategi saja tidak cukup untuk membongkar pertahanan berlapis Arema yang bermain disiplin walau kekurangan pemain.

