Beda Kondisi dengan Tahun 1998
Purbaya mengajak masyarakat untuk melihat data secara objektif.
Dia mengingatkan bahwa pada tahun 1998, Indonesia mengalami resesi ekonomi selama satu tahun penuh yang berujung pada jatuhnya pemerintahan. Sebaliknya, kondisi saat ini justru berada dalam fase akselerasi.
“Kita sekarang masih ekspansi, masih akselerasi. Jadi, jangan asal bikin cerita, lihat data yang betul. Saya mengamati ekonomi dari waktu ke waktu, kondisi kita stabil dan aman,” tegasnya.
Optimisme di Tengah Gejolak Global
Meskipun situasi ekonomi global sedang mengalami ketidakpastian, Pemerintah berkomitmen untuk tidak ragu dalam melakukan investasi.
Langkah ini diambil untuk memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dan merata.
“Pemerintah nggak takut untuk investasi demi menjaga laju pertumbuhan ekonomi kita. Sepertinya kita akan terus mengalami pertumbuhan yang lebih cepat, jadi tidak usah khawatir,” lanjut Purbaya.
Menutup pernyataannya, Purbaya optimis bahwa dengan pengelolaan kebijakan yang optimal, Indonesia mampu mencapai target pertumbuhan 6 persen tahun ini dan melaju lebih cepat pada tahun depan, sekalipun kondisi global dalam keadaan kacau.

