DUMAIHEADLINES.COM – Kemenangan dramatis Jerman atas Pantai Gading di Piala Dunia 2026 bukan sekadar pembuktian tiket lolos ke babak berikutnya.
Bagi gelandang Jerman, Nadiem Amiri, hasil ini menjadi jawaban telak untuk membungkam pihak-pihak yang selama ini meragukan mentalitas bertarung timnya.
Bertanding di Toronto Stadium, Minggu (21/6/2026), Die Mannschaft sempat tertinggal di sebagian besar babak kedua sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Dua gol di menit-menit akhir dari Deniz Undav memastikan langkah Jerman menuju babak 32 besar sekaligus menjaga kesempurnaan mereka di Grup E.
Menjawab Keraguan lewat Mentalitas di Lapangan
Selama ini, skuat Jerman kerap mendapat sorotan tajam dari publik yang menilai mereka lembek dan minim determinasi saat berada di bawah tekanan. Namun, jalannya laga ketat selama 90 menit penuh melawan Pantai Gading seolah meruntuhkan semua tudingan miring tersebut.
“Pertandingan yang gila. Banyak orang di luar sana selalu mengatakan bahwa kami tidak punya cukup karakter atau semangat juang tinggi, tetapi 90 menit malam ini membuktikan sebaliknya,” ujar Nadiem Amiri dengan nada puas seusai laga, seperti dinukil dari laman resmi FIFA.
Senada dengan Amiri, penjaga gawang veteran Manuel Neuer juga menegaskan bahwa hasil positif ini diraih lewat perjuangan keras, bukan karena faktor keberuntungan semata. Menurut kiper berusia 40 tahun itu, seluruh pemain telah memberikan segalanya di lapangan.
“Saya tidak akan bilang kami hanya beruntung, karena kami memang layak mendapatkannya. Setiap pemain benar-benar bekerja keras dan kami sangat pantas untuk menang,” kata Neuer.

