Pemerintah juga terus memperkuat kerangka Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD) melalui digitalisasi transfer ke daerah, peningkatan sinergi fiskal pusat dan daerah, serta penyusunan KEM-PPKF regional.
Menurut Purbaya, penguatan kapasitas fiskal daerah akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata, berkelanjutan, dan inklusif di seluruh Indonesia.
“Pemerintah berkomitmen menjaga APBN tetap sehat dan prudent, tetapi pada saat yang sama memastikan daerah memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh. Dengan daerah yang semakin kuat, pertumbuhan ekonomi nasional akan semakin optimal dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat lebih cepat,” pungkasnya.

