Investor Setor Rp218,25 Miliar untuk 97 Dapur MBG, Kini Tagih Kepastian ke BGN

DumaiHeadlines.com – Polemik dugaan masalah investasi dalam program dapur perintis Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat ke publik.

Seorang investor bernama Ir H Munjayin mengaku telah menggelontorkan dana hingga Rp218,25 miliar untuk pengambilalihan pengelolaan 97 dapur perintis MBG di berbagai daerah Indonesia.

Namun, hingga kini hak pengelolaan yang dijanjikan dalam perjanjian kerja sama disebut belum juga terealisasi. Investor pun meminta kejelasan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) terkait nasib kerja sama tersebut.

Kuasa hukum Munjayin, Ahmad Yazdi, mengungkapkan bahwa dana ratusan miliar rupiah itu disetorkan berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dibuat oleh BGN.

Menurut Yazdi, PKS tersebut ditandatangani atas nama Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung yang saat itu menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

“Berdasarkan PKS tersebut, klien kami melakukan pembayaran untuk pengambilalihan 97 dapur dengan nilai kontrak sebesar Rp218,25 miliar,” ujar Yazdi dalam konferensi pers di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/6/2026).

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI