“Keberadaan gudang tersebut cukup meresahkan, karena menimbulkan bau yang menyengat. Karena berdekatan dengan pemukiman warga, bau dari gudang itu sangat mengganggu masyarakat yang menjalankan ibadah di mushola,” terang Toto yang diamini Arba’in.
Di samping itu, jembatan yang jadi jalan masuk ke lokasi pergudangan penimbunan EPP kerap mengakibatkan banjir ketika terjadi hujan lebat. Pasalnya, kata Toto, telah terjadi penyumbatan di koling jembatan.
“Seharusnya jembatan jalan masuk itu dibangun permanen supaya air dari hulu ke hilir bisa mengalir lancar,” ucapnya.
Guna mengetahui permasalahan lingkungan yang berdampak kepada masyarakat, warga berharap Ketua DLH Kota Dumai, Agus Gunawan untuk segera melakukan peninjauan atau turun lapangan ke lokasi penimbunan EPP PT TLL.

